Breaking

Impor Emas China Melonjak dan Cetak Rekor Baru pada Juni 2026

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Sabtu, 25 Juli 2026
Impor Emas China Melonjak dan Cetak Rekor Baru pada Juni 2026
Ilustrasi Emas China (sumber foto : NET)

JAKARTA – Impor emas China berhasil menembus rekor tertinggi baru dalam dua tahun terakhir pada Juni 2026. Lonjakan tersebut berlangsung seiring dengan penurunan tajam harga logam mulia internasional.

Pembelian emas impor di China tercatat meningkat sebesar 173 ton pada Juni 2026 pada Sabtu (25/7/2026). Capaian ini menandai aksi pembelian yang terus berlanjut selama tiga bulan berturut-turut di pasar emas terbesar dunia tersebut.

Pencapaian angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak Maret 2024 sekaligus melampaui total 163 ton pada Mei 2026.

“Investor yang membeli saat harga turun merupakan pendorong penting dari permintaan baru-baru ini,” kata analis Jinrui Futures, Zijie Wu, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

“Bank-bank komersial perlu membangun persediaan mereka untuk menyediakan dukungan fisik bagi penjualan emas batangan ritel dan rencana akumulasi emas, serta menjaga cadangan pengaman untuk saat permintaan melonjak," ujarnyasebagaimana dilansir dari berita sumber.

Program akumulasi yang disediakan oleh bank-bank di China memungkinkan masyarakat untuk membeli emas dalam jumlah kecil. Hal ini menjadi salah satu metode populer bagi investor ritel di negara tersebut dalam memperoleh akses terhadap emas batangan.

Impor emas Tiongkok turut menyentuh level bulanan tertinggi dalam lebih dari dua tahun pada Mei 2026. Kondisi ini terjadi lantaran harganya bertahan 25% di bawah harga tertinggi pada awal tahun 2026.

Berdasarkan data bea cukai yang dirilis pada akhir Juni 2026, China mengimpor sekitar 163 ton emas pada Mei. Total volume impor emas China hingga Mei 2026 menembus sekitar 692 ton, naik 76% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025.

Peneliti di Akademi Pasar Emas Selatan Guangzhou, Song Jiangzhen, menyebutkan bahwa permintaan emas batangan di China serta emas terkait program akumulasi konsumen menjadi pendorong utama lonjakan impor belakangan ini.

“Impor emas bersih ke China mencapai 157 ton pada bulan April, menurut data terbaru dari Bea Cukai China, meningkat 10% m/m dan 40% lebih tinggi y/y, menjadikan bulan ini sebagai bulan terkuat sejak Maret 2024,” kata Ray Jia, kepala riset untuk China di World Gold Council (WGC), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

“Selisih harga emas lokal yang positif tetap menjadi faktor kunci dalam mendorong impor," bebernya sebagaimana dilansir dari berita sumber. Ke depannya, Jia menyampaikan bahwa faktor musiman mengindikasikan stabilitas di sektor perhiasan emas seiring langkah industri melakukan pengisian stok kembali setelah pembelian yang lemah pada bulan-bulan sebelumnya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua