Breaking

Momentum Bullish Emas Terbatas, Fokus ke Data AS

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Kamis, 06 Agustus 2026
Momentum Bullish Emas Terbatas, Fokus ke Data AS
Ilustrasi Harga emas naik moderat namun masih di bawah level psikologis US$4.300. (sumber foto: NET)

JAKARTA - Harga emas (XAU/USD) mempertahankan kenaikan moderat sepanjang sesi Eropa Kamis (6/8/2026), namun tetap di bawah level psikologis US$4.300. Kenaikan tipis dolar AS membatasi reli emas, meski logam mulia ini sempat menyentuh level tertinggi sejak 18 Juni.

Sentimen pasar dipengaruhi oleh harapan kesepakatan damai AS–Iran terkait Selat Hormuz, meredanya kekhawatiran inflasi, serta menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. 

Gubernur The Fed Lisa Cook menegaskan inflasi masih tinggi dan siap menaikkan suku bunga jika tren disinflasi berhenti. Presiden The Fed San Francisco Mary Daly menambahkan perlunya lebih banyak data sebelum pertemuan September.

Menurut CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga akhir tahun ini masih sekitar 80 persen, meski data ketenagakerjaan ADP yang lemah dan PMI Jasa ISM yang sedikit meleset membuat pasar lebih berhati-hati. Probabilitas kenaikan suku bunga September turun ke 55 persen dari 67 persen.

Secara teknikal, emas berhasil menembus SMA 50-hari untuk pertama kalinya sejak Maret, dengan MACD positif dan RSI di 61,28 yang mengindikasikan momentum bullish. Namun, pembeli emas menunggu konfirmasi di atas level US$4.300 sebelum memasang taruhan baru. 

Target kenaikan berikutnya berada di US$4.500, lalu US$4.678, US$4.853, dan US$5.102. Support terdekat ada di US$4.157, sementara area US$3.939 menjadi dasar struktural penting.

Implikasi bagi investor:

  • Jangka pendek: emas berpotensi konsolidasi di bawah US$4.300 sambil menunggu rilis NFP AS.
  • Jangka menengah: arah harga emas akan dipengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed.
  • Jangka panjang: ketidakpastian geopolitik dan inflasi tetap menjadikan emas sebagai aset lindung nilai utama.

Dengan kombinasi faktor global dan teknikal, emas masih mempertahankan momentum bullish moderat, namun level US$4.300 menjadi kunci untuk reli lebih lanjut.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua