Breaking

SR025 Hadapi Persaingan dengan SRBI dan ORI030

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Jumat, 28 Agustus 2026
SR025 Hadapi Persaingan dengan SRBI dan ORI030
Ilustrasi Pemerintah tawarkan kupon tetap SR025 dengan tenor 3 dan 5 tahun untuk investor ritel. (sumber foto: NET)

JAKARTA - Sukuk Ritel seri SR025 masih menarik minat investor meski persaingan antar-instrumen investasi meningkat. Pemerintah menawarkan kupon tetap 6,80 persen untuk tenor 3 tahun dan 6,90 persen untuk tenor 5 tahun.

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, menilai prospek permintaan SR025 tetap positif, meski lebih selektif. 

“Di tengah tekanan geopolitik yang mengerek harga minyak Brent, tren kenaikan BI Rate sejak Mei 2026 sebesar 100 basis poin menjadi 5,75%, serta melesatnya yield SRBI hingga 7,37% untuk tenor 12 bulan, kami melihat prospek permintaan SR025 tetap positif, namun karakternya akan lebih selektif dibandingkan ORI030,” ujar Ratih sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Meski kupon SR025 lebih rendah dibandingkan ORI030, Ratih menilai instrumen ini masih realistis. “Investor ritel yang sensitif terhadap yield membuat perbedaan kupon sebesar 10 bps (0,10%) untuk membatasi alokasi dana pada SR025,” kata Ratih sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Ratih juga menambahkan, daya tarik SR025 terletak pada kepastian imbal hasil jangka menengah. “SR025 berpotensi tidak memecahkan rekor penjualan ORI030 akibat ketatnya likuiditas pasar saat ini,” ungkap Ratih sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Data Kuota SR025 per 28 Agustus 2026:

  • SR025-T3: sisa Rp11,81 triliun (78,76 persen).
  • SR025-T5: sisa Rp4,15 triliun (83,12 persen).
  • Total kuota nasional: Rp20 triliun.

Keunggulan SR025:

  • Kupon tetap hingga 3–5 tahun, mengurangi risiko reinvestasi.
  • Pajak rendah hanya 10 persen, lebih rendah dari deposito 20 persen.
  • Imbal hasil bersih tenor 5 tahun sekitar 6,21 persen, lebih tinggi dari bunga deposito 4–5 persen.
  • Instrumen syariah dengan basis investor khusus.

Tantangan Penjualan SR025:

  • Kupon lebih rendah dibanding ORI030 (6,90–7 persen).
  • Persaingan dengan SRBI tenor 12 bulan dengan yield 7,37 persen.
  • Alternatif obligasi Fixed Rate dengan YtM lebih tinggi.
  • Likuiditas investor ritel terbatas setelah penerbitan ORI030 senilai Rp40 triliun bulan lalu.

Dengan kondisi tersebut, SR025 tetap menjadi instrumen menarik bagi investor ritel, namun penjualannya diperkirakan lebih selektif dibandingkan seri sebelumnya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua