Breaking

Astra Perkuat Kepemilikan AUTO Lewat Tender Offer

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Senin, 31 Agustus 2026
Astra Perkuat Kepemilikan AUTO Lewat Tender Offer
Ilustrasi PT Astra International memperkuat kepemilikan saham di PT Astra Otoparts melalui tender offer. (sumber foto: NET)

JAKARTA – PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan rencana penawaran tender sukarela atas saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO).

Corporate Secretary ASII, Gita Tiffani Boer, menyebut aksi ini bertujuan meningkatkan kepemilikan saham AUTO. “Perseroan bermaksud untuk membeli sebanyak-banyaknya 238,44 juta saham, yang mewakili sekitar 4,947 persen dari modal ditempatkan dan disetor AUTO,” jelas Gita, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Harga penawaran ditetapkan Rp3.600 per lembar, sekitar 6 persen lebih tinggi dari harga penutupan AUTO pekan lalu Rp3.400. Dengan harga tersebut, ASII menyiapkan dana Rp858,39 miliar, seluruhnya dari kas internal.

Head of Investment Specialist Maybank Sekuritas Indonesia, Fath Aliansyah Budiman, menilai AUTO memiliki potensi bisnis lebih besar dibanding induknya. 

“Bukan Astra yang lebih jelek, tapi karena Astra ini memang kalau dilihat mereka mulai mengurangi sektor-sektor yang memang bukan menjadi fokus utamanya mereka,” jelas Fath, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

ASII sebelumnya menegaskan strategi penguatan bisnis pada tiga pilar utama: keuangan, otomotif, dan pertambangan. Langkah ini sejalan dengan inisiatif Jardine Mateshon, induk ASII, yang menargetkan TSR lebih dari 9 persen per tahun hingga 2030. ASII sendiri menargetkan pertumbuhan TSR 10–13 persen dalam lima tahun mendatang.

“AUTO ini erat banget korelasinya sama automotifnya mereka. Jadi ini kenapa kalau dilihat, sangat mungkin sekali valuasinya AUTO secara Price/Earnings (P/E) atau PBV bisa saja lebih besar daripada Astra,” imbuh Fath, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dengan harga Rp3.400 per lembar, P/E AUTO berada di level 7,59 kali. Posisi ini lebih rendah dari rata-rata industri komponen otomotif 8,99 kali, serta rata-rata sektor consumer cyclical 9,53 kali.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua