Menguat 0,11 Persen, Rupiah Jisdor Ditutup Rp 17.727 per Dolar AS
JAKARTA – Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) berada pada posisi Rp 17.727 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (1/9/2026). Nilai tersebut menguat 0,11% dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat Rp 17.746 per dolar AS.
Tren nilai tukar rupiah di Jisdor BI ini berbeda arah dengan rupiah di pasar spot. Pada akhir perdagangan Selasa (1/9/2026), rupiah spot ditutup terkoreksi 0,12% ke level Rp 17.744 per dolar AS dari posisi sebelumnya di Rp 17.722 per dolar AS.
Sebagian besar mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS pada sore hari ini. Won Korea menjadi mata uang dengan penurunan terpisah mencapai 0,44%, diikuti ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,25%, baht Thailand 0,18%, yen Jepang 0,17%, serta dolar Singapura yang terdesak 0,15%.
Selanjutnya, rupiah spot tertekan 0,12%, yuan China turun 0,05%, dolar Hong Kong melemah 0,02%, dan peso Filipina terkikis 0,003% terhadap dolar AS.
Di sisi lain, rupee India dan dolar Taiwan berhasil melaju di zona hijau terhadap dolar AS sore ini dengan kenaikan masing-masing sebesar 0,27% dan 0,08%.
Pada saat yang sama, indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat ke level 99,59 dari posisi hari sebelumnya di angka 99,42.