IHSG Sideways Cenderung Menguat, Support 6.450–6.500
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,11% ke level 6.525,47 di akhir perdagangan Senin (31/8/2026). Kenaikan indeks tersebut disertai dengan net sell asing Rp 711 miliar.
Saham yang paling banyak dijual asing adalah CPIN, EMAS, UNVR, ASII, dan TPIA.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi sideways cenderung menguat hari ini, setelah kemarin rebalancing MSCI.
"Support IHSG berada di level 6.450-6.500 dan resistance 6.580-6.620," kata Fanny dalam risetnya, Selasa (1/9/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Simak ulasan lengkap rekomendasi saham pilihan dari BNI Sekuritas untuk hari ini (1/9/2026):
- PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL): Rekomendasi speculative buy dengan area beli di Rp 438–Rp 444, cutloss di bawah Rp 430. Target dekat di Rp 450–Rp 460.
- PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI): Rekomendasi speculative buy dengan area beli di Rp 142–Rp 148, cutloss di bawah Rp 138. Target dekat di Rp 150–Rp 160.
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN): Rekomendasi speculative buy dengan area beli di Rp 2.920–Rp 2.980, cutloss di bawah Rp 2.900. Target dekat di Rp 3.020–Rp 3.100.
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rekomendasi buy on weakness dengan area beli di Rp 1.085–Rp 1.110, cutloss di bawah Rp 1.070. Target dekat di Rp 1.125–Rp 1.140.
- PT Timah Tbk (TINS): Rekomendasi speculative buy dengan area beli di Rp 4.000–Rp 4.040, cutloss di bawah Rp 3.970. Target dekat di Rp 4.080–Rp 4.130.
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Rekomendasi buy on weakness dengan area beli di Rp 13.700–Rp 14.075, cutloss di bawah Rp 13.600. Target dekat di Rp 14.300–Rp 14.600.