Breaking

Rincian Harga Emas Antam, Galeri 24, dan UBS Terbaru 3 September 2026

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Kamis, 03 September 2026
Rincian Harga Emas Antam, Galeri 24, dan UBS Terbaru 3 September 2026
Ilustrasi Emas Antam, Galeri 24, dan UBS (FOTO : NET)

JAKARTA – Harga emas pada perdagangan Kamis (3/9/2026) mencatatkan kenaikan di pasar dalam negeri. Penguatan terjadi pada emas Antam di Logam Mulia maupun emas cetakan Galeri 24, Antam, serta UBS yang dijual melalui Pegadaian.

Merujuk pada publikasi resmi Logam Mulia, harga emas Antam pecahan 1 gram dipatok pada angka Rp 2.639.000 per gram pada Kamis (3/9/2026).

Nilai ini melonjak sebesar Rp 15.000 jika dibandingkan dengan sesi transaksi sebelumnya yang berada pada posisi Rp 2.624.000 per gram.

Di samping itu, tarif buyback emas Antam turut mengalami penambahan Rp 15.000 per gram, bergerak dari Rp 2.477.000 menjadi Rp 2.492.000 per gram.

Nilai buyback merupakan acuan patokan harga saat pemilik emas menjual kembali emas batangan miliknya kepada PT Aneka Tambang Tbk.

Sebagai gambaran, emas batangan terbitan Antam dipasarkan dalam berbagai ukuran berat mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram.

Daftar harga emas Antam hari ini

Berikut rincian harga emas Antam terbaru pada Kamis (3/9/2026) mengacu pada pembaruan laman resmi Logam Mulia:

0,5 gram: Rp 1.369.500

1 gram: Rp 2.639.000

2 gram: Rp 5.218.000

3 gram: Rp 7.802.000

5 gram: Rp 12.970.000

10 gram: Rp 25.885.000

25 gram: Rp 64.587.000

50 gram: Rp 129.095.000

100 gram: Rp 258.112.000

250 gram: Rp 645.015.000

500 gram: Rp 1.289.820.000

1.000 gram (1 kilogram): Rp 2.579.600.000

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu, mengacu pada informasi dari Antara dan Galeri 24.

Harga emas hari ini di Pegadaian

Di sisi lain, pergerakan harga emas di Pegadaian pada Kamis (3/9/2026) juga kembali menorehkan kenaikan untuk varian Galeri 24, Antam, maupun UBS.

Berdasarkan data terkini Pegadaian per Kamis (3/9/2026), harga emas Galeri 24 untuk ukuran 1 gram melambung Rp 26.000, bergerak dari Rp 2.568.000 menjadi Rp 2.594.000 per gram.

Emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian juga naik Rp 15.000, bergeser dari angka Rp 2.664.000 menuju Rp 2.679.000 per gram.

Sementara emas UBS pecahan 1 gram mencatatkan penguatan Rp 36.000, melesat dari Rp 2.593.000 menjadi Rp 2.629.000 per gram.

Berikut rincian harga emas Galeri 24, Antam, dan UBS di Pegadaian berdasarkan pembaruan data Kamis (3/9/2026).

Harga emas Galeri 24 hari ini

0,5 gram: Rp 1.361.000

1 gram: Rp 2.594.000

2 gram: Rp 5.126.000

5 gram: Rp 12.720.000

10 gram: Rp 25.372.000

25 gram: Rp 63.090.000

50 gram: Rp 126.079.000

100 gram: Rp 252.033.000

250 gram: Rp 628.535.000

500 gram: Rp 1.257.068.000

1.000 gram (1 kilogram): Rp 2.514.134.000

Harga emas Antam hari ini di Pegadaian

0,5 gram: Rp 1.391.000

1 gram: Rp 2.679.000

2 gram: Rp 5.297.000

3 gram: Rp 7.920.000

5 gram: Rp 13.165.000

10 gram: Rp 26.274.000

25 gram: Rp 65.556.000

50 gram: Rp 131.032.000

100 gram: Rp 261.984.000

Harga emas UBS hari ini di Pegadaian

0,5 gram: Rp 1.420.000

1 gram: Rp 2.629.000

2 gram: Rp 5.216.000

5 gram: Rp 12.887.000

10 gram: Rp 25.639.000

25 gram: Rp 63.970.000

50 gram: Rp 127.677.000

100 gram: Rp 255.252.000

250 gram: Rp 637.942.000

500 gram: Rp 1.274.386.000

Harga emas dunia

Untuk skala internasional, harga emas ditransaksikan mendekati kisaran 4.400 dollar AS per ons pada Kamis (3/9/2026) usai membalikkan arah pada sesi sebelumnya.

Laju kenaikan harga emas disokong pelemahan mata uang dollar AS serta penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS atau Treasury yang memberi ruang napas bagi harga logam mulia.

Pada transaksi perdagangan Kamis, emas global bertengger di posisi 4.425,69 dollar AS per ons atau terkerek 37,91 dollar AS setara 0,86 persen.

Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams mengatakan terdapat bukti bahwa inflasi AS terus mereda seiring dengan memudarnya dampak tarif sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Williams juga mengatakan kenaikan harga energi sejauh ini belum memberikan dampak terhadap sektor layanan lainnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di sisi lain, laporan yang dirilis pada Rabu (2/9/2026) menunjukkan laju pertumbuhan penyerapan tenaga kerja swasta AS meredup sepanjang Agustus 2026.

Kendati demikian, para pelaku pasar tetap memproyeksikan probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve sebesar dua pertiga pada akhir September 2026 usai menyimak pernyataan hawkish Ketua The Fed Kevin Warsh pada Jumat (28/8/2026).

Pengetatan suku bunga umumnya menekan harga emas mengingat emas merupakan instrumen tanpa imbal hasil sehingga kurang diminati ketika imbal hasil suku bunga memuncak.

Pada perkembangannya, pergerakan harga minyak bumi turut menarik perhatian pasar global. Penguatan harga minyak terhenti setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa aksi serangan terbaru ke Iran hanya berlangsung sementara, meski tetap membuka peluang penyerangan susulan.

Pernyataan tersebut menenangkan kecemasan terkait potensi laju inflasi sekaligus menyuplay dorongan tambahan bagi pergerakan harga emas.

Selanjutnya, pasar akan terus mencermati arah data ekonomi AS beserta spekulasi pejabat Federal Reserve guna menakar keputusan kebijakan suku bunga pada rapat September mendatang.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua