Breaking

Kalbe Farma Siapkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Selasa, 15 September 2026
Kalbe Farma Siapkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham
Ilustrasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham perseroan dengan menyiapkan dana maksimal sebesar Rp500 miliar. (sumber foto: NET)

JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham perseroan dengan menyiapkan dana maksimal sebesar Rp500 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan pada Selasa (15/9), pelaksanaan buyback saham tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 16 September 2026 hingga 16 Desember 2026.

Corporate Secretary KLBF, Maria Teresa Fabiola, mengatakan Perseroan akan menggunakan dana internal sebagai sumber pembiayaan untuk pelaksanaan pembelian kembali saham tersebut.

“Perseroan memperkirakan dampak penurunan pendapatan bunga adalah sekitar Rp8,4 miliar setelah selesainya periode buyback. Perseroan berpendapat bahwa penurunan pendapatan bunga ini tidak berdampak material terhadap Perseroan," ujarnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Maria menjelaskan, dengan memperhitungkan penurunan penghasilan bunga dan jumlah saham beredar, proforma laba per saham perseroan apabila seluruh rencana buyback terealisasi diperkirakan meningkat.

Laba per saham secara proforma diperkirakan naik dari Rp80,51 menjadi Rp81,44 per saham.

Dari sisi tujuan strategis, Maria menegaskan bahwa aksi korporasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam menjaga nilai saham untuk jangka panjang bagi para pemegang saham.

"Buyback diharapkan memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham Perseroan secara fundamental. Pembelian kembali atas saham Perseroan juga memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengelola modal jangka panjang, dimana saham treasuri dapat dialihkan di masa mendatang dengan nilai optimal untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham," tuturnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu, biaya yang muncul dalam pelaksanaan transaksi buyback, termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya terkait lainnya, diperkirakan maksimal sebesar 0,1% dari total nilai pembelian kembali saham.

Pada perdagangan sesi dua Selasa (15/9), harga saham KLBF naik 4,76% menjadi Rp770 per lembar.

Namun, dalam sebulan terakhir saham KLBF masih mengalami penurunan sebesar 3,75%. Sejak awal 2026, saham tersebut telah terkoreksi cukup dalam hingga 36,10%.

Aksi buyback ini juga bukan yang pertama dilakukan KLBF sepanjang 2026. Sebelumnya, Perseroan telah mengalokasikan dana Rp500 miliar untuk buyback yang berlangsung pada 2 April hingga 2 Juli 2026.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua