Breaking

Saham Asia Menguat, Investor Waspadai Keputusan The Fed

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Rabu, 16 September 2026
Saham Asia Menguat, Investor Waspadai Keputusan The Fed
Ilustrasi Pasar saham Asia diperdagangkan menguat moderat pada Rabu (16/09/2026) (sumber foto: NET)

JAKARTA - Pasar saham Asia diperdagangkan menguat moderat pada Rabu, mengikuti pergerakan stabil indeks saham berjangka Amerika Serikat (AS), meski investor masih berhati-hati menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve (The Fed) AS yang sangat dinantikan. Harga minyak yang tinggi, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, serta lonjakan imbal hasil obligasi turut membuat pasar tetap waspada.

Bank sentral AS secara luas diprakirakan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) pada akhir pertemuan dua hari yang berakhir hari ini. Selain itu, kekhawatiran inflasi yang dipicu oleh energi memperkuat prospek pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh The Fed.

Karena itu, perhatian pasar akan tertuju pada proyeksi ekonomi terbaru dan komentar Ketua The Fed, Kevin Warsh, dalam konferensi pers setelah pertemuan. Investor akan mencari petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan The Fed ke depan, yang selanjutnya dapat berperan penting dalam membentuk sentimen penghindaran risiko secara lebih luas.

Sementara itu, harga minyak mencapai level tertinggi sejak 20 Mei pada Selasa di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai gangguan pasokan di Timur Tengah. Kondisi tersebut berpotensi secara langsung meningkatkan inflasi grosir dan ritel di berbagai negara, sehingga dapat mendorong bank sentral untuk mengambil sikap yang lebih hawkish.

Selain itu, meningkatnya pinjaman pemerintah dan korporasi memicu aksi jual berkepanjangan di pasar obligasi global. Kondisi tersebut mendorong imbal hasil obligasi Pemerintah AS acuan bertenor 10 tahun menembus level 5% untuk pertama kalinya sejak 2023 dan mencapai level tertinggi sejak 2007.

Pada saat berita ini ditulis, KOSPI Korea Selatan naik sekitar 1,25%. Sementara itu, S&P/ASX 200 Australia dan Nifty50 India masing-masing menguat sekitar 0,25%.

Indeks Nikkei 225 Jepang juga naik lebih dari 0,50% ketika para pedagang menantikan kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) yang secara luas diprakirakan berlangsung pada Jumat.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua