Breaking

USD/IDR Bergerak di 17.900–18.000, Pasar Tunggu Kepastian BI

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Kamis, 06 Agustus 2026
USD/IDR Bergerak di 17.900–18.000, Pasar Tunggu Kepastian BI
Ilustrasi Nilai tukar USD/IDR bergerak stabil di kisaran 17.900–18.000 menanti keputusan Bank Indonesia. (sumber foto: NET)

JAKARTA - Rupiah Indonesia kembali menjadi perhatian pasar seiring dimulainya persaingan kepemimpinan Bank Indonesia (BI) setelah pengunduran diri mendadak Perry Warjiyo. Pelaksana tugas BI, Destry Damayanti, disebut sebagai kandidat terkuat yang diajukan ke parlemen oleh Presiden Prabowo Subianto.

Reuters melaporkan bahwa nama Destry masuk dalam daftar pendek calon gubernur BI. Sumber lain mengonfirmasi bahwa ia tetap menjadi salah satu kandidat yang dipertimbangkan.

USD/IDR diperdagangkan di sekitar 17.960 pada Kamis (6/8) sesi Asia, setelah sebelumnya turun hampir 0,5 persen. DBS Group Research menilai rupiah dan pasar suku bunga Indonesia relatif stabil, dengan imbal hasil tenor panjang yang bertahan di sekitar 7,3 persen, mengikuti tren suku bunga AS.

Dolar AS mendapat dukungan safe haven pasca serangan udara Israel di Lebanon Selatan, namun potensi kesepakatan maritim Iran–Oman untuk Selat Hormuz bisa menjadi hambatan bagi penguatan greenback.

Di sisi domestik, stabilitas rupiah akan sangat dipengaruhi oleh proses pemilihan gubernur BI. Profil Destry Damayanti sebagai kandidat utama menambah sorotan terhadap arah kebijakan moneter ke depan.

Implikasi bagi investor:

  1. Jangka pendek: rupiah bergerak di kisaran 17.900–18.000, dipengaruhi sentimen global.
  2. Jangka menengah: arah rupiah akan ditentukan oleh kepastian kepemimpinan BI.
  3. Jangka panjang: stabilitas moneter bergantung pada kebijakan suku bunga dan respons terhadap inflasi.

Dengan kondisi geopolitik global yang dinamis dan transisi kepemimpinan BI, rupiah tetap menjadi indikator utama yang perlu dicermati. Saham perbankan seperti BBRI dan BBCA juga berpotensi terpengaruh oleh arah kebijakan moneter baru.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua